Kenali Rem Cielo Anda!!

Ya, rem adalah fitur yang sangat penting dari sebuah kendaraan, berfungsi untuk mengurangi kecepatan (memperlambat) dan menghentikan kendaraan, semua tentang faktor keamanan pada saat mengendarai cielo kita. Pernah mangalami masalah dengan rem cielo ??

Sambil mengupas masalah2 yang sering terjadi pada rem mobil, ada baiknya kita kenali sparepart yang bekerja pada piranti rem pada mobil cielo, bagaimana cara kerjanya, serta masalah dan gejala yang terjadi jika sparepart tersebut bermasalah.

Bagan Rem Cielo

image004

Pedal Rem

image006

Pedal rem memegang peranan yang penting didalam sistem rem. Tinggi pedal harus dalam tinggi yang ditentukan. Jika terlalu tinggi, diperlukan waktu yang lebih banyak bagi pengemudi untuk menggerakkan dari pedal gas ke pedal rem, yang mengakibatkan pengereman akan terlambat. Sebaliknya jika tinggi pedal terlalu rendah, akan membuat jarak cadangan yang kurang yang akan mengakibatkan gaya pengereman yang tidak cukup. Pedal Rem juga harus mempunyai gerak bebas yang cukup. Tanpa gerak bebas ini, piston master rem akan selalu terdorong sehingga mengakibatkan rem akan bekerja terus dikarenakan adanya tekanan hidrolis yang terjadi pada sistem rem.

Bagaimana cara menyeting pedal rem agar tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah?

image008

Gambar di atas menjelaskan bagaimana cara untuk meninggikan atau menurunkan ketinggian pedal rem.

Hand Rem/ Rem Tangan / Parkir Brake

image010

Berfungsi untuk mengunci agar mobil tidak bergerak pada saat parkir, atau berhenti di tanjakan/ turunan, ataupun berhenti pada waktu yang lama saat kita berkendara. Kerja rem tangan pada cielo secara mekanis menggunakan kawat rem yang dihubungkan ke sistem pengereman pada roda belakang cielo.

image012

Ketinggian tuas hand rem dapat kita sesuaikan (sesuai selera), penjelasan lihat pada gambar di atas, tentunya kita harus melepas konsol laci tengah (antara jok sopir dan penumpang depan).

Kampas Rem / Brake Pad

image014

Kampas rem mempunyai peran yang penting dalam melindungi keamanan, bertugas untuk menekan disk brake pada roda sehingga putaran roda tereduksi. Pemakaian kampas rem yang bagus dan berkualitas menunjang fungsi rem untuk melindungi keselamatan dan keamanan. Oleh karena itu pengecekan kondisi kampas rem harus dilakukan secara berkala, beberapa hal yang perlu diperhatikan tentang kampas rem sbb :

  • Kampas rem yang telah habis akan menimbulkan bunyi berisik (gesekan metal) pada disk brake , bila dibiarkan sangat berbahaya karena selain akan merusak disk brake, fungsi rem juga menjadi tidak pakem.
  • Kampas rem yang kandungan metalnya terlalu banyak bisa menyebabkan goresan pada disk brake dan bila dibiarkan menyebabkan kondisi disk brake bergelombang/ tidak rata
  • Menggunakan kampas rem KW harus lebih sering dicek secara berkala, karena kualitas serta umur pake dari kampas KW tersebut biasanya lebih singkat dan daya cengkramnya tidak sebagus yang original.

Mengganti kampas rem sebenarnya tidak susah, kita hanya memerlukan Kunci Ring 14 dan Kunci Ring 12 (setelah roda dilepas tentunya) untuk membukanya.

Membuka Kampas Rem Depan

image016

Membuka Kampas Rem Belakang

image018

Caliper Rem

image020

Sistem pengereman pada cielo menggunakan tekan hidrolik minyak rem yang diperoleh dari master rem / master cylinder. Tenakan tersebut diberikan kepada Piston Caliper Rem untuk menggerakkan kampas rem agar bekerja menjepit disk brake. Kerusakan yang sering terjadi pada kaliper rem adalah Piston Seal yang sudah rusak/ kaku dan piston caliper yang macet.

Seal yang kaku/ rusak /aus akan menyebabkan oli rem merembes, ditandai dengan gejala saat kita melakukan pengereman, pedal rem akan turun pelan2 sampai akhirnya mentok, adanya oli pada kampas rem yang (kampas rem basah) dan oli rem pada tangki reservoir sering minta ditambah. Hal ini sangat berbahaya, karena kampas menjadi licin sehingga tidak bisa menekan sempurna pada disk brake, rem menjadi blong. Harus segera ditindak lanjuti dengan mengganti piston seal.

Sedangkan pada pada kasus piston caliper yang macet biasanya disebabkan oleh kondisi kepala piston yang sudah sangat kotor sehingga pergerakan maju/ mundurnya piston menjadi terganggu. Indikasi dari piston yang macet adalah saat melakukan pengereman mobil menjadi narik ke salah satu sisi, velg menjadi terasa sangat panas bila melakukan perjalanan jauh, mobil narik ke salah satu sisi saat kita kendarai (kondisi kaki-kaki normal). Bila terjadi masalah ini kita bisa mendeteksinya dengan mutar roda (didongkrak dulu) dengan menggunakan tangan saat terjadi pengereman dan saat tidak di rem (harus 2 orang). Bila salah satu / lebih (tapi bukan ke 4 nya) roda tidak mau berputar lancar saat tidak di rem, brarti indikasi caliper rem pada roda tersebut macet. Begitu pula jika saat kita rem roda tetap bisa diputar dengan tangan.

Master Rem / Master Cylinder

image022

Ketika pedal rem ditekan maka gerakan menekan dari pedal akan dibantu dengan booster yang memanfaatkan kevakuman dari intake manifold untuk menekan hydraulic pada master cylinder, jadi sebenarnya tekanannya bukan hanya dari gaya yang dihasilkan ketika kaki kita menginjak pedal saja tapi juga dibantu oleh kevakuman intake manifold ketika mesin sedang menyala. Tekanan tersebut diteruskan oleh caliper rem untuk menggerakkan kampas rem untuk menekan disk brake. Kendala yang sering terjadi pada master rem kebocoran pada O ring (kadang meleleh sampai ke pedal rem) dan kebocoran pada seal piston master rem yang disebabkan karena seal yang sudah kaku/ aus / robek atau cylinder master rem yang sudah baret.

Pada kondisi O ring yang bocor tidak semerta-merta mengganggu kinerja rem, tetapi minyak rem pada reservoir sering berkurang, bila di biarkan bisa menyebabkan korosi pada dudukan booster rem (body mobil) karena sifat minyak rem yang sangat kuat menimbulkan korosi pada logam selain alumunium.

Jika cylinder master rem baret atau seal piston aus/ kaku / robek maka yang terjadi adalah kinerja rem yang terganggu. Biasanya di tandai dengan gejala saat kita melakukan pengereman, pedal rem akan turun pelan2 sampai akhirnya mentok (sama halnya jika seal piston pada kaliper kaku/ aus/ rusak). Harus segera ditangani, bila hanya seal piston yang rusak, kita bisa mengganti sealnya saja atau lengkap dengan pistonnya (biasanya di toko satu set dengan pistonya). Tetapi jika cylinder master rem yang baret, kita harus melakukan penggantian seluruhnya atau master rem SA’ GLONDONG.

Booster Rem

image024

Fungsi booster rem adalah membantu kerja pedal rem dengan memanfaatkan kevakuman dari intake manifold untuk menekan hydraulic pada master cylinder pada saat mesin hidup. itulah kenapa jangan sekali-kali melewati turunan dalam keadaan mesin dimatikan karena jika itu dilakukan maka rem hanya tinggal mengandalkan tekanan dari kaki kita saja.

Kerusakan yang biasanya terjadi adalah kebocoran pada booster rem, ditandai dengan suara mendesis dari arah booster rem, pedal rem menjadi lebih berat ditekan bahkan jika kebocorannya sudah parah, pedal rem menjadi sangat keras (tidak ada bedanya saat engine on atau off). Pada beberapa jenis mobil saat booster rem bocor, kita bisa dengan hanya mengganti karet di dalam booster rem, tetapi untuk cielo kebanyakan toko spare part hanya menyediakan booster utuh (sa’ glondong).

 

Minyak rem yang melewati pipa pipa dan selang pada sytem pengereman mobil harus bersih dari udara (ga boleh masuk angin). Bila terjadi masuk angin akan menyebabkan kinerja rem terganggu, ditandai dengan penggunaan rem yang harus menekan pedal rem berulang-ulang (dikocok) baru rem bisa bekerja. Jika hal ini terjadi kita bisa membuang angin pada jalur pipa2 rem tersebut melalui baut Nipple pada kaliper rem (ke empat-empatnya). Untuk melakukan hal tersebut dibutuhkan 2 orang, 1 orang bertugas mengocok pedal rem (engine on), 1 orang lainnya bertugas membuang udara melalui nipple rem. Kocok pedal rem sampai pedal terasa keras, buang udara melalui baut nipple kemudian kencangkan saat pedal rem sudah mentok di dasar kabin (reservoir harus selalu terisi). Lakukan proses ini pada semua caliper rem sampai tidak ada udara yang terjebak pada saluran rem mobil.

 

Salam solpep

Paklek Luluk & Mbah Darmi

image026

Post Author: Luluk

2 thoughts on “Kenali Rem Cielo Anda!!

    Deva

    (April 26, 2016 - 8:29 am)

    moantabssssssss,,,,,,,,,,,,,,,,wissss solped

    Elly

    (March 4, 2017 - 9:31 am)

    Sya kesulitan nich untuk mengganti seal rem belakang honde cielo 94, yaitu seal yang terhubung dengan tuas rem tangan, tolong donk bantu dimana sy bs mendapatkanya… tanks..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *