Masdar Helmi COC #234 Mantri Kesehatan yang Penolong

12645117_957870620917169_3178378132831655994_nMasdar Helmi, akrab dengan panggilan Mbah Dar, atau Om Mbah di kalangan Cielo Owner Community (COC). Pemilik nomor registrasi COC #234 ini mengatakan awal mula masuk COC motivasinya adalah mendapatkan persaudaraan, wawasan baru, belajar setiakawan, solidaritas, jiwa sosial, saling mengerti dan memahami, serta mengenal lebih jauh Honda Accord Cielo. “Silaturahim, itu yang paling saya dapatkan di COC,” papar Helmi.
Beragam pengalaman menarik didapatkan selama bergabung di COC. Namun yang paling berkesan adalah saat touring perdana bareng rekan COC ke Lembang Bhelmi5andung pada saat acara Anniversary COC yang ke-3. Penuh Perjuangan dan pengorbanan, tapi disitulah seni nya touring bersama COC, susah senang bersama, satu trouble yang lain ikut merasakan,” ungkap helmi.

Alasan memakai Cielo menurut Helmi pada awalnya tidak tahu sama sekali dengan Honda Accord Cielo. Pada saat itu ada seseorang yang mau tukar tambah dengan mobil lamanya dan kebetulan cocok di bentuk dan harga hingga akhirnya deal lah dipinang si cemplux (panggilan cielo helmi.red).

helmi4

Ada beberapa pengalaman menarik terkait Cielo yang Helmi alami. Diantaranya adalah membantu pemakai cielo yang kebetulan mengalami trouble di depan rumah Helmi. “Saat itu saya baru pulang dari Tegal menengok orang tua, sesampainya di komplek perumahan tempat saya tinggal saya lihat ada Cielo yang mengalami trouble. Saya hampiri ternyata orang Cilacap mau pulang ke Cilacap, 1 mobil berisi satu keluarga sebanyak 4 orang, kakak beradik dan sudah sepuh semua berumur lebih dari 50 tahunan. Saya merasa kasihan dan saya coba bantu cek apa kerusakannya. Ternyata kampas kopling gosong. Mereka nampak panik karena dua orang dari mereka harus berangkat ke yogyakarta dari terminal cilacap jam 1 pagi sementara saat itu sudah menunjukan waktu jam 10 malam. Tanpa pikir panjang saya bantu mengantarkan mereka pulang ke Cilacap setelah Cielo mereka diparkirkan depan rumah saya demi alasan keamanan. Keesokan harinya pemilik Cielo datang ke rumah sambil membawa mekanik dan spareparts, Alhamdulillah seharian saya bantu-bantu sekalian belajar bongkar pasang kampas kopling……..,” ujar Helmi. Pemilik Cielo tahun 1995 warna Champagne ini mengungkapkan bahwa satu hal yang diajarkan almarhum ayahnya adalah bantulah orang lain jika kau rasa mampu membantu, dan jangan lupa membantu dengan niat lillahita’ala.

helmi3

Terdaftar pertama kali sebagai anggota COC dari wilayah Brebes, Helmi yang merupakan penggemar film kartun terutama film “one piece” ini sangat menyayangi saudara-saudara member COC Cirebon yaitu om Anto, Om Tommy, Om Hari, Om Huda, dan om Fadjar (Bali) yang menjadi saksi awal masuk sampai penyematan stiker COC di Cielo kesayangannya.Banyak berinteraksi di COC Cirebon, kemudian berkembang bersahabat dan bersaudara dengan rekan COC se-Indonesia semakin membuat Helmi kerasan.

helmi2Interaksi persaudaraan dengan rekan-rekan COC Cirebon membuat Helmi merasa betah dan nyaman di COC.
Selalu mau belajar, itulah kata kunci seorang Masdar Helmi dalam menggali pengetahuan teknik otomotif khususnya yang berkaitan dengan Honda Accord Cielo. Belajar dari teman-teman komunitas otomotif lain semisal HACI, HMRC, APIK, GRECO, SECI, SSG, BCI dll dijalanin meski hanya di dunia maya lewat jejaring Facebook. Belajar dari rekan-rekan COC lain pun tak segan dijalani sehingga akhirnya sekarang ini Helmi dikenal sebagai salah satu nara sumber yang kompeten untuk menjawab beragam permasalahan Cielo. Kepakaran Helmi tak membuatnya merasa sudah bisa menguasai semua ilmu tentang Cielo. “Masih banyak yang belum saya kuasai, saya hanya membantu saudara-saudara saya semampu saya sesuai pesan ayah saya almarhum,” tutur Helmi yang rendah hati ini. “Sebagian ilmu saya pelajari secara otodidak, kadang sambil memperbaiki mobil di bengkel saya sambil mempelajari ilmunya juga,”lanjut Helmi. Dari sanalah Helmi mengungkapkan wawasan tentang Cielo nya bertambah terus.

Suami dari Dewi Rakhmawati dan ayah dari Zahra Salsabila dan Shakira Khaerunnisa ini sehari-sehari mengabdi di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Brebes Dinas Kesehatan sebagai tenaga medik. Bermula saat melanjutkan sekolah dan lulus dari Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) di pekajangan-Pekalongan. Sempat melanjutkan kuliah di Fakultas Kesehatan Masyarakat UHAMKA Jakarta. Nasib membawanya lain ternyata. Pada awal kuliah dijalani, ada pendaftaran CPNS untuk penempatan eks wilayah karesidenan Pekalongan (Tegal, Brebes, Pemalang, Pekalongan, Batang). Diikutilah test CPNS tersebut oleh Helmi. Ternyata Helmi dari sekitar 800 69354_156393961064843_1279491_npendaftar termasuk pada kategori 4 orang yang lulus test untuk formasi kesehatan. Termasuk CPNS termuda di lingkup Provinsi Jawa Tengah karena pada saat menerima SK CPNS 1 Maret 2000, Helmi baru berusia 18 tahun 9 bulan. Sambil bekerja, jenjang pendidikan tidak henti ditempuh hingga akhirnya Helmi lulus sarjana keperawatan.

Pria kelahiran Tegal 26 Juni 1981 ini mengatakan bahwa pengalaman otomotif nya banyak diwarnai kisah nya saat membantu orang tua mengirimkan produk bisnis. “Saat itu saya sekitar 6 bulan tidak ada kegiatan karena sedang masa menunggu SK Penempatan CPNS. Kebetulan orang tua saat itu sedang usaha pembuatan telor asin. Maka saya bantu-bantu di bagian transportasi sekalian marketing. Pengambilan bahan baku yaitu : kayu, dami, telur bebek dll serta pengiriman barang ke Jakarta saya jalani dengan menggunakan mobil pick up yang sering mengalami kendala di jalan. Dari situlah saya mengalami mogok, kena banjir, copot delko sendiri, dinamo starter mati, dan beragam pengalaman sedih yang kadang lucu kalau diingat. Bahkan pernah tersembur air panas radiator yang saya buka ketika kondisinya masih panas,” ujar helmi sambil tertawa. Dari pengalaman bersama pick up tua Daihatsu Zebra 1996 itulah Helmi banyak mengenal dunia mesin dan otomotif.

12234907_917678314936400_5027501409190496483_n

Pria penggemar band Slank dan penyuka warna merah ini dalam kesehariannya dikenal riang, gembira, ramah dan tak segan turun tangan membantu orang lain. Di social media semisal group Facebook pun Helmi kerap menjadi tempat bertanya bagi teman yang kebetulan mengalami masalah dengan Cielo nya. Tak segan membantu ataupun mencari jawaban, itulah seorang Masdar Helmi. Begitu juga sifat penolong Helmi yang ditemui rekan-rekan COC ketika mereka bertemu dengan Helmi. Menurut Helmi, COC sekarang jauh lebih baik dan teratur, mempunyai visi misi serta arah yang jelas. Sebuah terobosan perbaikan sistem organisasi nyata sebuah komunitas dari berbagi aspek yang bermanfaat baik untuk COC itu sendiri maupun untuk umum. “Harapan saya kedepan lebih ditingkatkan lagi peran aktif anggota dan semakin banyak ide-ide segar yang bersifat membangun serta terobosan menuju COC yang lebih baik lagi,” pungkas Helmi.

Post Author: admin

7 thoughts on “Masdar Helmi COC #234 Mantri Kesehatan yang Penolong

    jaly coc #351

    (March 10, 2016 - 11:31 am)

    Pokoke mbah DarMi is the best
    Lop yu mbah ???????
    Om mbah Dar my inspiration

    hari

    (March 10, 2016 - 12:23 pm)

    mantri uhuuuuy…
    #mantri tp hobi bikin orang stress 😛

    masdar helmi

    (March 10, 2016 - 12:37 pm)

    ?

    Arman Saleh

    (March 31, 2016 - 5:17 am)

    The Professor of Coc INA

    andri

    (April 19, 2016 - 2:37 pm)

    om ada jual kisi kisi ac cielo 1994

    thiuss

    (September 26, 2016 - 10:50 am)

    Salam coc mbah dar…mo tanya ni coc 271 atas nama siapa ea??sekalian mo tanya nmr mbah dar..bls di email saya ea mbah

    Aris

    (October 18, 2016 - 12:43 pm)

    saya punya cielo thn 95 terbengkalai di rumah. Kondisinya kurang bagus tapi masih bisa jalan. Ada yg minat gak utk beli mobil saya..?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *