Engine Service By Your Self

Faktor kesehatan mesin juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap FC mobil kita. Agar mobil tetap sehat dan selalu dalam kondisi prima memang dibutuhkan perawatan mobil yang maksimal secara menyeluruh. Namun tentunya tidak semua orang memiliki waktu atau kebiasaan merawat mobil secara mendetail. Untuk mencapai FC yang efisien ada beberapa hal yang bisa kita lakukan sendiri (service mandiri) pada cielo agar kinerja mesin menjadi lebih maksimal yang berujung pada FC yang lebih baik, antara lain :

  • Membersihkan filter udara

Filter udara merupakan salah satu komponen dalam mesin mobil dan berfungsi untuk membantu mencegah masuknya udara kotor dan partikel yang berbahaya kedalam ruang bahan bakar. Filter tersebut sangat membantu menjaga ruang bahan bakar tetap bersih yang berimbas pada pembakaran yang sempurna sehingga mampu mempertahankan peforma mesin secara maksimal. Meskipun filter udara menyaring 99% partikel – partikel tersebut, tetapi lambat laun kotoran akan menumpuk pada filter udara dan dapat menyumbat serta memblokir saluran filter udara. Filter udara yang tersumbat tersebut tentu akan menghambat udara yang dibutuhkan mesin dalam melakukan pembakaran sehingga dapat mengganggu peforma serta efektivitas kinerja mesin.

image002

Seperti pada gambar, yang kita butuhkan untuk membuka filter udara adalah ; obeng (-), kunci T 8 dan uang Rp. 5.000,-. Pertama buka ring pengancing yang menghubungkan cover vilter dengan belalai gajah dengan obeng (-), kemudian kendorkan semua baut cover vilter (ada 4 baut) dengan kunci T 8 sampai cover filter bisa terlepas. Lepas filter udara, bawa ke tukang tambal ban dengan membawa uang Rp. 5.000,- untuk jasa membersihkan filter tersebut (ambil kembaliannya klo ada) hihihi.

  • Membersihkan Throttle Body

Throttle body mempunyai fungsi mengatur supply udara yang masuk ke intake manifold untuk di campur dengan bbm yang disupply oleh injector dan diteruskan ke ruang bakar. Pada throttle body cileo terdapat sensor-sensor yang mengatur komposisi dan timing campuran udara dan bbm sehingga didapat campuran yang pas untuk mendapatkan pembakaran yang sempurna. Tentang bagaimana sistem kerja throttle body dan fungsi sensor-sensor yang melekat padanya akan dikupas pada kesempatan lain.

image003

Satu paket dengan filter udara, sekalian kita bersihkan throttle body. Peralatan yang kita butuhkan adalah ; Tang, Obeng (+), obeng (-) dan carb/ injector cleaner. Setelah kita buka cover filter udara, buka klem2 yang menghubungkan belalai gajah dengan thortlle body dan carter atas mesin dengan alat alat yang sudah disiapkan. Stater mesin, semprotkan carb/ injector cleaner (sampai habis biar benar2 bersih) pada lubang-lubang seperti pada gambar sambil memainkan tuas gas pada throttle body. Usahakan mesin jangan sampai mati, jika mati tidak usah panik, tunggu beberapa saat dan stater lagi jreng!. Jangan takut mobil jadi mbrebet dan berasap saat disemprot, itu adalah reaksi dari campuran bbm dan udara yang terkena zat pembersih dari carb cleaner.

  • Seting Idle / Stasioner

Idle mesin cielo yang ideal berada di angka +- 800 rpm, baik saat non AC maupun AC on. Jika Idle terlalu tinggi akan mengakibatkan bbm yang terbuang percuma terutama saat kondisi macet dan deselerasi. Ada beberapa kasus jika AC on rpm drop bahkan sampai kadang mesin mati.

image004

Putar Baut Seting idle kekanan (searah jarum jam) untuk menurunkan idle atau putar kekiri untuk menaikkan idle, sesuaikan idle sesuai standar pabrik yaitu antar 750-800 rpm. Jika RPM masih drop saat AC ON, cari obeng (-) yang kira2 pas untuk memutar baut seting IACV (soalnya bentuknya L 5 sudut, cari kuncinya susah). Putar searah jarum jam (ke kanan) +- RPM naik sampai 1000 RPM, kemudian putar baut seting Idle ke kanan agar RPM turun lagi ke 800 RPM, tes lagi AC On, apakah masih drop?, klo masih drop lakukan langkah ini lagi, klo sampai baut seting IACV mentok dan RPM masih drop saat AC On berarti patut dicurigai IACV kita yang sudah tidak peka lagi. Coba keluarkan baut seting IACV (hati2 ilang), didalamnya ada per, ambil pernya, tarik sedikit agar lebih panjang, pasang kembali dan lakukan langkah di atas.

  • Setting waktu pengapian.

Cielo tidak memiliki ECU yang advance dengan sensor knocking seperti mobil2 terbaru , yang Otomatis akan memundurkan pengapian apabila ada sedikit knocking/ ngelitik. Dengan memajukan waktu pengapian semakin mendekati titik mati atas pisto, berarti kompresi bbm dan udara lebih padat sehingga saat terjadi ledakan yang dipicu oleh busi menghasilkan tenaga yang lebih maksimal. Tetapi jika terlalu dekat dengan titik mati atas akan menyebabkan knocking/ mesin ngelitik. Apa yang bisa kita lakukan ?

image005

Siapkan kunci ring 12, kendorkan semua baut (3 baut) pengikat distributor (delco), majukan (putar berlawanan arah jarum jam) waktu pengapian sampai batas maksimal/ mentok, bila sampai batas maksimal mobil ngelitik (knocking) maka mudurkan waktu pengapian sedikit demi sedikit (putar distributor/ delco searah jarum jam) sampai mobil tidak ngelitik.

Semoga berguna dan selamat mencoba

 

 

 

Jangan lupa tinggalkan jejak ya

Salam Solped

Mr. Luluk & Mbah Darmi

image006

37 komentar pada “Engine Service By Your Self

  • Juli 22, 2016 pada 6:21 pm
    Permalink

    om itu waktu setting pengapian mobil dalam keadaan hidup atau mati ?

    Balas
    • Juli 25, 2016 pada 1:19 pm
      Permalink

      Dalam keadaan hidup om

      Balas
  • Desember 10, 2016 pada 5:10 pm
    Permalink

    Om. Saya punya accord 1997 exi.
    RPM drop ketika ac hidup. Ex: dalam posisi ac off rpm 1000. Ketika ac on rpm 800 bahkan bisa 500.
    Saat dibawa jalan dan ac on rpm tetap di 800. Tapi kalau di rem mendadak/kita balik arah( u turn ) rpm bisa jatuh ke 400, terkadang mesin jadi mati. Mohon pencerahannya. Trims

    Balas
    • Desember 14, 2016 pada 6:43 am
      Permalink

      itulah gunanya service om, lakukan seperti yang om baca di atas, Insyaallah solped. Yang paling penting jangan takut mencoba, terutama saat seting idle dan IACV, harus tlaten, trial and error. Klo memang sudah tidak bisa di seting Idle dan IACV-nya bisa di tangani dengan mengganti IACV atau memasang idle up tambahan (biasanya bengkel AC Mobil bisa mengerjakan)

      Balas
  • Desember 17, 2016 pada 5:03 pm
    Permalink

    Excellent article kang???

    Balas
    • Desember 17, 2016 pada 8:10 pm
      Permalink

      Matur suwun om, masih ajaran

      Balas
  • Desember 22, 2016 pada 2:09 pm
    Permalink

    Om Mau tanya,

    saya pake cielo 94 Matic,
    saat nyala mesin tanpa beban RPM Normal kisaran di 800an, tapi pada saat tuas transmisi dipindah ke R atau D4, RPM ngedrop sampe 500 bahkan pernah mati mesin, begitu juga pada saat ada beban seperti AC, Lampu utama, dan electric fan saat nyala bersamaan,
    pada saat mobil berjalan tidak begitu terasa gejala ini, namun pada saat jalanan macet dan ngerayap, disitu saya merasa sedih..

    mohon bantuannya kira-kira apa penyebabnya dan dimana lokasi bengkel dijakarta yang bisa solved problem cielo sy ini?

    Terima Kasih
    Salam,
    Brown Cielo

    Balas
      • Desember 26, 2016 pada 8:12 am
        Permalink

        Terima kasih om luluk,
        Mudah2an problem solved, secepatnya saya tune-up dan coba setting idle dan iacv,
        Nanti saya update lagi hasilnya..

        Salam
        Brown Cielo

        Balas
        • Desember 27, 2016 pada 2:03 pm
          Permalink

          Dear Om Luluk,

          tadi pagi saya coba mengikuti saran yg diberikan, bersihkan filter udara pake angin kompresor dan TB pake Jet Carb cleaner, utk filter bensin belum saya lakukan pembersihan.
          yang jd pertanyaan pada saat setting IACV nya, itu RPM tidak mengalami perubahan, diputer sampe mentok tidak berubah, diputer kearah berlawanan sampe lepas baut L5 nya jg tidak ada perubahan, RPM tetap pada posisi 800an,
          apa ini bisa dibilang IACVnya rusak?
          jika rusak berapa perkiraan biaya perbaikannya?

          Terima Kasih
          Salam,
          Brown Cielo

          Balas
          • Desember 27, 2016 pada 7:04 pm
            Permalink

            Coba di buka IACV nya om, jangan2 sudah ada kotoran yang lengket dan membandel di sana, so valve/klep pada iacv tidak mau main saat ada penambahan beban mesin. Cek juga peer penahan baut iacv-nya, karena tekanan peer pada baut iacv mpengaruhi kepekaan klep pada iacv tsb

          • Desember 28, 2016 pada 10:24 am
            Permalink

            Ok Om luluk,
            saya coba dulu ya..
            Terima kasih
            Salam,
            Brown Cielo

  • Desember 27, 2016 pada 8:57 am
    Permalink

    Om Accor ciello 94 sy kalau d balap bgus tp kalau mw gnti trnsmisi tkan kopling lma2 lpas gas agk tinggi kdengaran gas nya, kalau di panasin rpm tinggi dan tidak beraturan kadang naik kadang turun…kira2 dimana yg bermasalah om?

    Balas
    • Desember 28, 2016 pada 7:53 pm
      Permalink

      Saat posisi idle di berapa rpm om?
      Coba bersihkan saluran udara, filter udara, thortle body dll..
      Lalu setting ulang idle screwnya, kalo dibengkel mesin yg komplit. Bisa sekalian ditest, ada alat tachometer test..
      Kemungkinan masalahnya ada di settingan..

      Balas
  • Desember 27, 2016 pada 8:58 am
    Permalink

    Om Accor ciello 94 sy kalau d balap bgus tp kalau mw gnti trnsmisi tkan kopling lma2 lpas gas agk tinggi kdengaran gas nya, kalau di panasin rpm tinggi dan tidak beraturan kadang naik kadang turun…kira2 dimana yg bermasalah om?

    Balas
    • Desember 27, 2016 pada 7:10 pm
      Permalink

      Bersihkan throttle nya om, kemungkinan klep pada FITV (Fast idle thermo valve) nya main2, atau mungkin ada kebocoran udara pada pada intake manifold, cek selang2 pernapasan yang menempel pada intake, takutnya ada yang bocor

      Balas
  • Januari 4, 2017 pada 1:55 pm
    Permalink

    om mau tanya cara seting supaya cielo saya gak boros amat gmn ya.tp ttp tarikan masih joss.soalnya kira2 saya hitung 1 liter cuma 5-7 km aja dalam kota.AC kondisi on posisi 2.trims om

    Balas
    • Januari 5, 2017 pada 6:49 am
      Permalink

      Filter Udara, throttle, filter bensin sudah di bersihkan? Klep sudah di seting std (25/30)?, coba lakukan langkah2 di atas om
      Sebelumnya perlu di pahami dulu bahwa cielo mesinnya 2200 cc, untuk bisa menjadi se irit mesin 1500 tentunya susah, palagi mesin cielo sudah berumur yang tentu mengalami reduksi performa dari tahun ke tahun. Dalkot 5-7 km/l sebenarnya cukup wajar untuk cielo non VTEC (94-95), sedangkan untuk yang VTEC (96-98) sedikit lebih baik di kisaran 7-8 km/l. Tentunya dalam kondisi kaki-kaki / ban standar, mesin bagus, kaki sekolah dan masih banyak faktor lainnya (selengkapnya silahkan baca di https://cieloownercommunity.com/teknik/selain-faktor-mesin-apa-yang-membuat-konsumsi-bbm-boros/ ).

      Balas
  • Januari 16, 2017 pada 3:37 pm
    Permalink

    Om tadi pagi sy nyalakan mesin mobil cielo 94, ketika hendak dijalankan mesinnya mendadak mati dan tidak bisa nyala saat distart tidak bisa nyala.
    Apa kerusakan dan begimana solusi-nya om, mohon dibantu?.

    Balas
    • Januari 17, 2017 pada 7:37 pm
      Permalink

      Kinerja mesin dibutuhkan kolaborasi antara pengapian dan supply bbm. Coba diurut pengapiannya mulai dari busi, kabel busi dan delco (coil dan cdi). Untuk supply bbm, coba kontak on, cabut selang balik bensin yang menuju tanki. Klo bensin masih ngucur brarti supply bbm ngga masalah, permasalahan ada di pengapian. Begitu pula sebaliknya

      Balas
  • Oktober 8, 2017 pada 10:02 am
    Permalink

    Om luluk posisi dimana ya? Boleh minta no hp nya kah.. sy ada masalah di throtle atau injeksi nih udah gak ketemu solusinya

    Balas
    • Oktober 10, 2017 pada 8:11 am
      Permalink

      Saya di Magelang om, tepatnya di Muntilan, itupun masih mucuk gunung hahahha
      Skedar info saja, saya tidak buka bengkel, hanya seorang yang suka otak atik mesin, bisa bongkar kadang lupa masangnya hahahaha

      Balas
  • Mei 28, 2018 pada 4:59 am
    Permalink

    Om luluk cielo itu ada a/c idle up selain iacv ga ya? Klo ada letaknya dimana?

    Balas
    • Juni 5, 2018 pada 4:06 pm
      Permalink

      ga ada om, tapi bisa dibuat dengan memanfaatkan lubang2 pada throttle

      Balas
  • Oktober 11, 2018 pada 4:30 pm
    Permalink

    Om, baut L yg di IACV saya diputer2 tidak ngefek.. trus nyoba saya buka tapi kok gak ada per nya ya om..
    Klo beli namanya apa ya. Trimkasih.

    Balas
    • Juni 20, 2019 pada 9:57 am
      Permalink

      Coba di carikan per dengab ukuran sebesar lobang baut iacv tersebut,

      Balas
  • Oktober 28, 2018 pada 12:39 am
    Permalink

    Mlm om klo keadaan mobil berhenti di geber2 gas bagus tapi kalo lg di pacu tekan gas knceng pindah gigi tekan lgi ko nyendat2 kya tlat bensin itu apanya ya om..

    Balas
    • November 23, 2018 pada 5:01 pm
      Permalink

      coba berishkan dulu filter bensinya om, kemungkinan itu karena supply bensin yang terganggu

      Balas
  • Desember 10, 2018 pada 8:11 pm
    Permalink

    om
    gimana cara tukar seal delco om
    soalnya mo belajar dikit ganti sealnya om
    mksih

    Balas
    • Desember 18, 2018 pada 4:39 pm
      Permalink

      Buka delco cukup dengan kunci ring/ pas 12 om, lepas ketiga baut pengikatnya tarik delco ke samping

      Balas
  • Maret 4, 2019 pada 4:25 pm
    Permalink

    om kalo setting an TPS bukannya penting juga om buat yang RPM ngayun gt om tolong sekalian jelaskan om settingan selaen eacv+TB sinkron dengan TPS dan Settingan CO nya om

    Balas
  • April 16, 2019 pada 7:44 pm
    Permalink

    Malam om…
    Mw tanya cielo 94 , klo pagi2 atau mesin msh adem rpmnya bagus dan tdk brebet tp klo sdh panas langsung brebet tanpa jalan,,tp nti d kocok2 nti d rpm 2000 ke atas bagus tp bgtu turun rpm brebet lg…mohon d bantu om…makasih om

    Balas
    • Juni 8, 2019 pada 10:36 pm
      Permalink

      Kemungkinan masalah nya ada di coil, pengapian terganggu saat mobil panas biasanya karena koil yang setengah mati, tapi sebelumnya coba di cek badan businya, apakah basah oli? Klo basah oli brarti seal businya bocor, klo kering bisa jadi busi tidak cocok atau coil bermasalah

      Balas
  • Juni 22, 2019 pada 1:00 pm
    Permalink

    Siang om,,mau tanya cielo saya rpm nya tinggi nyampe 2000,klo nyalain Ac langsung drop ke 1000,udah 1 minggu ini saya betulin dari mulai idle up sampe delco busi saya maju/mundurin tapi gak ada pengaruh.tp pas saya cek di idle up saringannya udah gak ada apakah itu berpengaruh om penyebab rpm naik dan turun ketika ac on??mohon pencerahannya om

    Balas
  • Juni 22, 2019 pada 1:06 pm
    Permalink

    Dan kalau gas dikit berebet apakah faktornya ada busi yang mati om??soalnya ketika saya gas lari kondisi bagus,,apakah klo ganti busi sendiri bisa bermasalah gak soalnya ada busi yang terendam oli,ketika saya mau ganti kata brngkel jangan dulu biar olinya turun dulu,,mohon pencerahnnya om…makasih

    Balas
  • November 18, 2019 pada 12:18 am
    Permalink

    Om mau tanya..
    Selo vtech kalo ac nya nyala agak lama mesin mati kayak. Kehabisan bensin itu kira2 apanya ya om? Makasih

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *